Edy Rahmayadi Sidak Gedung-gedung yang Ada di Kompleks Kantor Gubernur Sumut

Edy Rahmayadi Sidak Gedung-gedung yang Ada di Kompleks Kantor Gubernur Sumut

#EdyRahmayadi #Sumut

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melakukan investigasi mendadak (sidak) di beberapa gedung yang ada di Kompleks Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (11/10/2018).

Satu di antara gedung yang menjadi tempat Edy melakukan sidak adalah ruangan bekas staf ahli Gubenur Sumut.

Kegiatan beliau ini dilakukan untuk menentukan lokasi penempatan ruang kerja dirinya, yang kini berada di lantai 10.

Edy Rahmayadi mengatakan, kegiatan ini masih lihat-lihat kondisi dan situasi terkini gedung tersebut.

“Masih lihat-lihat dulu ini,” ucapnya.

Pantau Tribun Medan, tampak Edy Rahmayadi menunjuk-nujuk bagian atas ruangan dan melihat kondisi kamar mandi (toilet) dan meminta untuk segera melakukan pembenahan.

“Ini jangan begini lah, coba agak diapain,” katanya.

Selanjutnya, Edy tampak mengelilingi ruangan tersebut.

Terdengar Tribun Medan, mantan Pangkostrad ini mengatakan, kalau ruangan di sini bisa langsung melihat siapa yang melakukan unjuk rasa.

“Enaknya kalau di sini, ada demo bisa langsung lihat keluar,” ucap Edy Rahmayadi.

Setelah berkeliling di bagian bawah gedung tersebut, dirinya langsung naik ke lantai dua gedung lama tersebut.

Edy Rahmayadi juga mengatakan, untuk barang-barang ini agar dilakukan perawatan.

“Minta tolong, ini dirawat barang-barangnya, jangan dibiarkan,” katanya.

Edy Rahmayadi melakukan sidak ditemani oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara Sabrina, Kepala Biro Umum Faisal, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Anthony Siahaan dan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemudian, setelah keluar dari gedung tersebut, Edy Rahmayadi juga memperhatikan tempat aliran air disekitar kawasan gedung tersebut.

Lanjutnya, untuk meminta memperhatikan aliran air, agar tidak terjadi genangan.

“Ini jangan begini lah, kok kecil kali alirannya, gimana mau ngalir airnya,” tambahnya.

Pria yang mengenakan peci hitam dengan kemeja putih ini juga mengatakan, bahwa dirinya turut menyesalkan kondisi kantor pemerintahan Sumatera Utara saat ini, dan membandingkan dengan Kantor Kecamatan.

“Kantor Gubenur aja begini, bagaimana kalau kantor camat, tolong lah dibenerin,” tambahnya.

Saat hendak akan berjalan menuju lobi utama Kantor Gubernur, sebelum beranjak dirinya mengatakan kepada Kepala Biro Umum Faisal untuk segera melakukan kerja.

“Dicatat ini ya, jangan ngikut aja, tolong dicatat,” pungkasnya.

(cr19/Tribun-Medan.com)

Related Post: